Pemerintah berencana redenominasi rupiah pada 2026. Dampaknya ke pasar saham netral, lebih ke psikologis dan administratif, serta bisa meningkatkan kepercayaan investor.
Sepanjang tahun ini masyarakat di Indonesia timur menunjukkan kecenderungan peningkatan minat untuk berinvestasi di pasar modal ketimbang menabung di bank.
Dirut CDIA, Fransiskus Ruly Aryawan, borong 600.000 saham untuk investasi, mendukung ekspansi bisnis EBT dan logistik, termasuk proyek PLTS 11 MWp dan pembelian kapal.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) mendirikan anak usaha baru, PT Solusi Sinergi Borneo (SSB), di Pontianak untuk ekspansi bisnis di bidang ISP dan perdagangan.
Low Tuck Kwong membeli 11,55 juta saham BYAN, meningkatkan kepemilikannya menjadi 40,22%. Meski pendapatan BYAN naik, laba bersih turun 7,30% pada 2025.