Emiten di Indonesia ramai-ramai melakukan buyback saham setelah valuasi jatuh akibat pembekuan MSCI, meski ini bertentangan dengan upaya meningkatkan free float.
BEI dan OJK mengkaji peningkatan free float saham dari 7,5% menjadi 10% untuk memperdalam pasar. Kenaikan ini butuh dana Rp21 triliun, sementara 15% butuh Rp203 triliun.