IHSG turun 2,19% ke 7.026, dipicu pelemahan saham BREN, BRPT, dan ADMR. Sentimen global dan domestik turut mempengaruhi. BEI perbarui aturan free float.
Outlook negatif Moody's untuk Indonesia menekan minat IPO dan rights issue, meningkatkan risiko pasar modal dan biaya pendanaan. IHSG sulit kembali ke level 9.000.