Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan fokus BI saat ini adalah menjaga stabilitas ekonomi, bukan redenominasi rupiah, yang memerlukan persiapan panjang.
Pemerintah berencana redenominasi rupiah pada 2026. Dampaknya ke pasar saham netral, lebih ke psikologis dan administratif, serta bisa meningkatkan kepercayaan investor.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti penilaian IMF tentang ketahanan ekonomi global di KTT APEC 2025, menekankan pentingnya kerja sama ekonomi inklusif dan multilateral.
Bank Indonesia telah membeli SBN senilai Rp217,1 triliun hingga 16 September 2025, sebagian besar melalui debt switching, untuk mendukung stabilitas ekonomi dan program ekonomi kerakyatan.